Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -4

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -4

Tentang Tauhid Penciptaan timbul pertanyaan: Apakah Tuhan menciptakan semua makhluk-Nya secara langsung atau tidak? Dalam masalah ini terdapat dua pandangan. Sebagian kaum muslimin meyakini bahwa seluruh makhluk-Nya diciptakan secara langsung. Sebagaian yang lain berpendapat tidak demikian, yaitu yang dicipta Allah swt secara langsung hanyalah Akal Pertama. Bagaimana penjelasannya dan apa yang dimaksud dengan akal pertama? Jika anda penasaran silahkan simak audio berikut sampai selesai:

_____________________________________________

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ

_____________________________________________

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -3

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -3

Argumen Shiddiqin adalah cara mengenali sebab melalui sebab, dan merupakan penemuan paling akhir dan sekaligus puncak keberhasilan para Filosof dalam melanglang dengan akal mereka untuk membuktikan keberadaan sang Pencipta. Bagaimana penjelasannya? Silahkan simak audio berikut sampai selesai:

_____________________________________________

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ

_____________________________________________

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -2

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -2

Akal adalah terbatas sedangkan Tuhan Tidak terbatas, lalu bagaimana yang terbatas bisa membuktikan keberadaan yang tidak terbatas?

Bagaimana filusuf besar “Farabi” membuktikan keberadaan Tuhan?

Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas silahkan simak audio berikut sampai selesai:

_____________________________________________

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ

_____________________________________________

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -1

Ushuluddin Seri Tauhid Bagian -1

Dalam madzhab Ahlul Bait masalah-masalah keimanan ada dua bagian. Yang pertama disebut Dasar-dasar Agama atau Ushuluddin, dan yang ke dua adalah Caba-cabang Agama atau Furu’uddin. Mungkin timbul pertanyaan di benak kita, mengapa disebut Ushuluddin atau Dasar-dasar Agama, tidak dinamakan Rukun Iman seperti saudara kita Ahlusunah? Dan apa efek dari penamaan ini terhadap keimanan kita? Dan apa kewajiban kita terhadap Ushuluddin ini? …

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas silahkan simak sampai selesai audio berikut:

 

_____________________________________________

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ

_____________________________________________

error: Copyright © 2019, Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra